Cerpen: Seno Gumira Ajidarma
Semua orang di kantornya sudah tahu, ia selalu mencuci tangannya. Banyak orang juga selalu mencuci tangan, tetapi tidak sesering dirinya. Belum pernah ada yang menghitung, berapa kali ia mencuci tangannya dalam sehari, tetapi dapat dipastikan sering sekali. Kalau ada orang yang menyebut namanya, yang diingat setiap orang adalah, “Oh, yang selalu cuci tangan itu ya?”, dan akan selalu ditanggapi kembali dengan, “Nah! Iya, yang selalu cuci tangan!”
Semua orang di kantornya sudah tahu, ia selalu mencuci tangannya. Banyak orang juga selalu mencuci tangan, tetapi tidak sesering dirinya. Belum pernah ada yang menghitung, berapa kali ia mencuci tangannya dalam sehari, tetapi dapat dipastikan sering sekali. Kalau ada orang yang menyebut namanya, yang diingat setiap orang adalah, “Oh, yang selalu cuci tangan itu ya?”, dan akan selalu ditanggapi kembali dengan, “Nah! Iya, yang selalu cuci tangan!”